Perjanjian Baru

Kisah 19:17-29 Perjanjian Baru: Versi Mudah Dibaca (AMD)

17. Semua orang Yahudi dan Yunani yang tinggal di Efesus mengetahui itu. Mereka menghormati Allah. Dan nama Tuhan Yesus makin dimuliakan.

18. Banyak orang yang telah menjadi percaya datang dan mengaku secara terbuka tentang hal-hal buruk yang telah dilakukan oleh mereka.

19. Banyak dari mereka yang telah menggunakan ilmu gaib, mengumpulkan buku-buku mereka, lalu membakarnya di depan semua orang. Mereka menghitung nilai dari buku-buku itu dan menyimpulkan bahwa harganya 50.000 keping uang perak.

20. Dengan cara demikian, firman Allah semakin tersebar ke mana-mana dan menjadi lebih berpengaruh sehingga makin banyak orang menjadi percaya.

21. Setelah hal-hal itu terjadi, Paulus atas dorongan Roh memutuskan untuk pergi ke Yerusalem melalui Makedonia dan Akhaya. Katanya, Setelah aku pergi ke sana, aku harus berkunjung juga ke Roma.

22. Paulus mengirim kedua penolongnya, Timotius dan Erastus, ke Makedonia. Paulus sendiri tinggal lebih lama di Asia.

23. Pada masa itu terjadilah kekacauan besar tentang Jalan Tuhan.

24. Seorang bernama Demetrius, tukang perak, membuat kuil-kuil dari perak untuk dewi Artemis. Usahanya memberi pekerjaan cukup banyak kepada para pengrajin.

25. Ia mengumpulkan mereka dan pekerja-pekerja dari usaha-usaha sejenis dan mengatakan, Saudara-saudara, kamu semua tahu bahwa kita mendapat penghasilan besar dari pekerjaan ini.

26. Kamu dapat melihat dan mendengar bahwa Paulus telah membujuk banyak orang yang kemudian meninggalkan kita, tidak hanya di Efesus, tetapi hampir di seluruh Asia. Ia mengatakan bahwa yang dibuat tangan manusia sesungguhnya bukanlah dewa.

27. Bahayanya ialah bahwa pekerjaan kita akan mendapat nama buruk, tetapi bahaya yang lain adalah kuil dewi Artemis akan kehilangan arti. Kebesaran dewi itu akan hilang, dewi yang dipuja di seluruh Asia dan dunia.

28. Ketika mendengar itu, mereka menjadi marah dan berteriak, katanya, Besarlah Artemis bagi orang Efesus.

29. Kota itu penuh dengan kekacauan. Serempak mereka menyerbu ke gedung kesenian serta menangkap Gayus dan Aristarkhus, dua orang Makedonia yang menjadi teman seperjalanan Paulus.

Membaca bab lengkap Kisah 19