Perjanjian Baru

Yohanes 18:12-19 Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI)

12. Kemudian komandan batalion Roma bersama semua rombongan itu menangkap dan mengikat Yesus.

13. Pertama-tama mereka membawa Yesus kepada Hanas— yaitu bapak mertua dari Kayafas. Kayafaslah yang menjabat sebagai imam agung pada tahun itu.

14. (Kayafas adalah imam agung yang pernah berkata kepada para pemimpin Yahudi seperti ini, “Daripada semua bangsa Yahudi binasa, lebih baik satu orang yang mati demi bangsa kita.”)

15. Pada waktu Yesus dibawa ke rumah Hanas, Petrus dan saya (Yohanes) mengikuti rombongan itu dari belakang. Kebetulan saya kenal imam agung, jadi saya langsung ikut masuk pada saat Yesus diantar ke halaman rumahnya.

16. Tetapi Petrus menunggu di luar dekat pintu pagar halaman. Karena saya sudah dikenal oleh mantan imam agung dan para pembantunya, jadi saya keluar lagi dan berbicara dengan pembantu perempuan yang menjaga pintu itu. Setelah diberi ijin, saya mengantar Petrus ke dalam.

17. Dan pembantu itu sempat bertanya kepada Petrus, “Kamu juga murid orang itu— bukan?”Dan dia menjawab, “Bukan.”

18. Pada malam itu udara dingin. Jadi para penjaga Rumah Allah dan para budak imam agung sudah menyalakan api dari arang. Dan mereka berdiri menghangatkan badan mereka di dekat api itu. Petrus juga mendekati mereka dan berdiri di situ untuk menghangatkan badannya.

19. Sementara itu, mantan imam agung bertanya kepada Yesus tentang murid-murid-Nya dan tentang apa yang Dia ajarkan.

Membaca bab lengkap Yohanes 18