Perjanjian Baru

Matius 19:8-23 Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI)

8. Jawab Yesus, “Musa mengijinkan kamu menceraikan istrimu karena kekerasan hatimu terhadap perintah Allah, tetapi dari awal penciptaan tidaklah seperti itu.

9. Tetapi Aku berkata kepadamu bahwa setiap suami yang menceraikan istrinya supaya dia bisa kawin dengan perempuan lain, di mata Allah dia berzina. Satu-satunya alasan seorang suami boleh menceraikan istrinya adalah kalau istrinya itu sudah berzina.”

10. Lalu kami murid-murid Yesus berkata kepada-Nya, “Kalau hubungan pernikahan suami-istri tidak boleh diceraikan dengan yang seperti itu, lebih baik tidak usah mencari pasangan hidup dan hidup membujang saja!”

11. Jawab Yesus, “Tidak semua orang sanggup hidup seperti yang kamu katakan itu. Hanya orang-orang tertentu yang sudah dipersiapkan oleh Allah bisa hidup seperti itu.

12. Karena ada orang yang memang dilahirkan tidak bisa kawin. Tetapi ada juga yang dijadikan demikian oleh orang lain. Dan ada juga orang yang memilih untuk tidak mencari pasangan supaya bisa melayani lebih baik dalam kerajaan Allah. Orang-orang yang sanggup hidup sesuai ajaran ini, hendaklah mereka hidup seperti itu.”

13. Kemudian ada beberapa orang yang membawa anak-anaknya kepada Yesus supaya Dia meletakkan tangan-Nya ke atas anak-anak itu serta mendoakan mereka supaya Allah memberkati mereka. Dan kami murid-murid-Nya melarang orang-orang itu dengan keras.

14. Tetapi Yesus berkata, “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku dan jangan melarang mereka. Karena orang-orang yang seperti inilah yang menjadi warga kerajaan Allah.”

15. Sesudah Dia meletakkan tangan-Nya ke atas mereka masing-masing dan mendoakan mereka, Dia bersama kami berangkat ke tempat lain.

16. Ada seorang laki-laki muda yang datang kepada Yesus dan bertanya, “Guru, perbuatan baik apa yang harus saya lakukan supaya saya mendapatkan hidup selama-lamanya?”

17. Dia menjawab, “Kenapa kamu bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Allah satu-satunya yang baik. Kalau kamu mau mendapat hidup selama-lamanya, taatilah perintah-perintah di dalam Hukum Taurat.”

18. Orang itu bertanya lagi, “Perintah-perintah yang mana yang harus saya taati?”Jawab Yesus, “Jangan membunuh, jangan berzina, jangan mencuri, jangan memberikan kesaksian palsu,

19. hormatilah ibu-bapakmu dan kasihilah sesamamu sama seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.”

20. Orang muda itu berkata, “Semuanya itu sudah saya taati. Apa lagi yang perlu saya lakukan?”

21. Yesus berkata lagi kepada orang itu, “Kalau kamu mau kehendak Allah lengkap dalam dirimu, pergilah dan juallah seluruh hartamu. Lalu bagi-bagikanlah uangnya kepada orang-orang miskin. Dengan begitu kamu akan memperoleh harta di surga. Kemudian datanglah dan ikutlah Aku.”

22. Waktu orang muda itu mendengar apa yang Yesus katakan, dia pergi dengan hati yang sedih, karena dia sangat kaya dan tidak mau menjual hartanya.

23. Kemudian Yesus berkata kepada kami murid-murid-Nya, “Yang Ku-katakan ini benar: Sulit sekali bagi orang kaya untuk menjadi warga kerajaan Allah!

Membaca bab lengkap Matius 19