Perjanjian Baru

Kisah 15:12-23 Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI)

12. Lalu semua yang hadir menjadi diam dan mendengarkan Barnabas dan Paulus, yang menceritakan semua keajaiban yang sudah Allah lakukan melalui mereka di antara orang yang bukan Yahudi.

13. Sesudah mereka berdua selesai berbicara, Yakobus berkata, “Saudara-saudara, dengarkan saya.

14. Petrus sudah menceritakan kepada kita bagaimana untuk pertama kalinya Allah menunjukkan kebaikan hati-Nya kepada orang yang bukan Yahudi— di mana banyak orang diangkat dari antara mereka menjadi umat-Nya.

15. Hal itu terjadi sesuai dengan apa yang sudah dinubuatkan oleh salah satu nabi, seperti yang tertulis,

16. ‘Sesudah itu, Aku akan kembali dan membangun lagi kerajaan Daud yang sudah rusak.Hal itu seperti kemah yang sudah roboh.Tetapi Aku akan membangun dan mendirikan kemah itu kembali.

17. Aku akan mengerjakan hal itu supaya sisa manusia yang masih tertinggal akan mencari Tuhan—termasuk semua bangsa yang bukan Yahudi,yaitu mereka yang sudah Aku pilih untuk menjadi umat-Ku.Begitulah kata Tuhan, yang akan melaksanakan hal ini.’

18. ‘Dialah yang sudah memberitahukan tentang rencana-rencana-Nya ini jauh sebelum hal-hal itu terjadi.’”

19. Lalu Yakobus melanjutkan, “Karena itu, menurut pendapat saya, jangan kita menyusahkan orang yang bukan Yahudi yang sudah mulai bertobat dan kembali kepada Allah.

20. Tetapi kita perlu menulis surat kepada mereka untuk memberitahu supaya merekajangan makan daging yang menjadi najis karena sudah dipersembahkan kepada berhala,atau daging binatang yang dibunuh dengan dicekik lehernya,atau apa saja yang mengandung darah,dan jangan melakukan dosa percabulan.

21. Larangan-larangan ini bukan hal baru bagi mereka, karena sejak dulu sampai sekarang Hukum Musa sudah diajarkan setiap Hari Sabat di dalam rumah pertemuan orang Yahudi di setiap kota.”

22. Kemudian para rasul dan penatua bersama-sama dengan seluruh jemaat memutuskan untuk memilih dan mengutus beberapa orang dari antara mereka ke Antiokia bersama Paulus dan Barnabas. Lalu mereka memilih Silas dan Yudas— yang juga disebut Barsabas. Kedua orang itu dihormati sebagai pemimpin di antara saudara-saudari seiman di Yerusalem.

23. Kepada kedua orang itu dititipkan sebuah surat untuk mereka bawa, yang berbunyi sebagai berikut:“Salam kepada semua saudara-saudari seiman yang bukan orang Yahudi yang ada di kota Antiokia dan tempat-tempat lain di propinsi Siria dan Kilikia. Surat ini dari rasul-rasul dan para penatua seluruh orang percaya di Yerusalem— yaitu saudara-saudara kalian.

Membaca bab lengkap Kisah 15